Trip On MERAPI
Hello gengs, hari ini saya mau share trip kami di Gunung Merapi. Honestly, ini pertama kalinya saya mendaki gunung. emang dasar temen-temennya gokil semua, awalnya sih, mereka bilang kalo kita mau mendaki sikunir, ungaran (soalnya saya amatiran). ohiya sebelum dilanjut, saya mahasiswa keperawatan undip (tembalang) semarang. lanjut ya ceritanya. finally, kami sama-sama muncak ke Merapi. dan sialnya, selama perjalanan, ban motor saya gak bisa diajak kompromi, bocor bolak-balik. akhirnya kami sampai ke basecamp merapi jam 01.00 dini hari. gak kayak kelihatannya lho> merapi itu kan identik sama gunung meletus, tapi pas nyampe, luar biasa indahnya ciptaan Allah swt. i'm so excited. rasanya pengen kesana lagi.
nah ini pas kami sampai di pasar gubrah. foto sebentar sama bule-bule disana. dan honestly, mereka ramah-ramah banget gengs!
kalo yang ini pas kami sampe medan yang curam, berbatu dan terjal, tapi kami tetep happy!
nah gengs sekarang saya mau share tentang Merapi:
Gunung Merapi (2.968 m.dpl) terletak di 2 provinsi, di Jawa
Tengah dan Jogjakarta. Gunung merapi terletak berdampingan dengan Gunung
Merbabu. Gunung merapi adalah salah satu gunung api yang mempunyai daya rusak
yang tinggi dan paling aktif diantara sekian banyak gunung api yang terletak di
Indonesia serta merupakan salah satu gunung terganas di dunia. Nama puncaknya
adalah puncak Garuda, tapi puncak garuda itu telah hilang karena letusan merapi
pada tahun (2010) yang merupakan bongkahan batu besar dengan bentuk mirip
burung garuda. Salah satu ciri khas dari Gunung Merapi adalah pada saat terjadi
letusan menghasilkan awan panas (glowing avalanches), yang oleh penduduk
setempat disebut Wedus Gembel (sejenis bulu kambing Jawa), awan panas ini
mempunyai suhu sekitar 1.000 C yang turun berbentuk bulatan keriting mirip
kambing. Gunung Merapi ini hampir tidak pernah sepi dari pendaki, bahkan pada
hari minggu banyak sekali pendaki yang datang. Untuk mencapai puncak Gunung
Merapi kita bisa melewati dua jalur utama, lewat Kinaharjo/Kaliurang dan lewat
Selo/Boyolali, tetapi Jalur pendakian Kaliurang di tutup sementara sejak Bulan
Nopember 1995.
TRANSPORTASI
Untuk menuju ke posko pendakian Gunung Merapi
para penggiat alam bebas dari Jawa Barat atau Jawa Timur bisa menggunakan
transportasi darat kereta api, dari jawa barat naik kereta api Tawang Jaya dari
stasiun Senen Jakarta menuju stasiun Poncol Semarang. Jawa Timur naik kereta
api dari stasiun pasar turi menuju Poncol Semarang. Sesampainya di stasiun
poncol ini kita naik bus kota menuju terminal Terboyo, dilanjutkan dengan bus
jurusan Solo-Semarang turun di terminal boyolali, dengan bus kecil arah selo
Sepanjang perjalanan naik bus kecil arah selo kita bisa bilang ke kernet bus
untuk turun di jalur pendakian gunung Merbabu Jalur selo Desa Selo (1.560
m.dpl) saat ini menjadi gerbang pendakian utama. Desa Selo terletak dipelana
Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Desa ini mempunyai panorama alam yang indah
karena letaknya yang strategis. Penduduk desa ini sebagian besar bertani
sayuran dan tembakau. Di desa ini juga terdapat tempat wisata gua yang
mempunyai tempat pertapaan, terletak 300 meter dari Pos Polisi Selo. Setelah
tiba di gerbang desa selo, kita meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki
menuju Basecamp pendaki di dusun Plalangan dengan waktu tempuh sekitar 15
menit. jalan yang kita lalui berupa jalan aspal yang cukup menanjak. lumayan,
sebagai pamanasan sebelum pendakian yang sebenarnya. Ditengah perjalanan anda
akan melewati sebuah pos kecil mirip pos hansip, dimana anda bisa melaporkan
pendakian anda dengan biaya retribusi pendakian Gunung Merapi. Sepanjang
perjalanan kita akan melewati rumah2 dan ladang penduduk. Basecamp atau Pondok
pendaki, adalah sebuah rumah dimana terdapat ruang aula yang cukup luas untuk
menampung pendaki yang ingin beristirahat, baik sebelum atau setelah melakukan
pendakian. Tempat ini dapat menampung sekitar 30 0rang pendaki dan bisa
dikenali dengan sebuah plang bertuliskan BASECAMP PENDAKIAN GUNUNG MERAPI dan
sebuah toko suvenir didepannya. Menurut keterangan penghuninya, ini
adalah basecamp baru, pindahan dari basecamp lama yang berada dibawahnya.
ditempat ini anda bisa beristirahat sejenak dan packing ulang perlengkapan
pendakian. Selain itu, anda juga bisa membeli suvenir berupa pernak - pernik
gunung merapi, seperti Stiker, Gantungan Kunci, Pin, kaos bergambar gunung
merapi, dan sebagainya dengan harga 3000 - 50.000 rupiah. Anda bisa
mempersiapkan perbekalan air dari sini, karena sepanjang pendakian, anda tidak
akan menemukan mata air. Dari basecamp, perjalanan dilanjutkan menuju Joglo
dengan jalur masih berupa jalan aspal yang menanjak dengan waktu tempuh kira-kira
10 menit. Joglo adalah sebuah bangunan berbentuk rumah joglo yang biasa
digunakan pengunjung untuk menikmati pemandangan sekitar. Anda bisa memandangi
eloknya gunung merbabu dengan jelas dari tempat ini. Tempat ini sudah terlihat
dari jalan raya karena terdapat sebuah baliho atau tulisan besar yang
bertuliskan NEW SELO. sekilas tampak seperti lambang Hollywood di Amerika sana.
saya sempat tersenyum saat melihat baliho tersebut, kreatifitas yang tinggi
dari pembuatnya. Disini juga terdapat tempat parkir yang dapat menampung hingga
6 buah mobil, dan beberapa buah warung yang menjual makanan dan minuman ringan.
warung2 ini hanya buka sampai sore hari, terkecuali pada saat musim pendakian.
Dari Joglo, anda bisa melanjutkan perjalanan jalan setapak kecil yang berada
disamping tempat ini menuju pos Tugu I. jalur yang akan anda lewati masih
didominasi ladang penduduk dengan medan batuan kecil dan tanah yang pada musim
kemarau akan sangat berdebu. Jika anda melakukan pendakian pada musim kemarau,
sebaiknya anda menggunakan masker dan baju berlengan panjang. Banyak terdapat
percabangan jalur di sepanjang trek pendakian, tapi berujung pada jalur yang
sama. terserah anda memilih mana jalur yang kira2 nyaman untuk dilewati. Di Pos
Tugu I ini terdapat sebuah tugu yang letaknya berada di sebuah punggungan,
tingginya sekitar 1,5 meter. Dari Pos I Perjalanan dilanjutkan menuju Pos Tugu
II, dengan jalur yang curam dan penuh bebatuan besar. perjalanan menuju pos ini
memerlukan waktu sekitar 1,5 - 2 jam. Di pos ini juga terdapat sebuah tugu,
sama seperti di pos sebelumnya. dari sini anda tinggal memerlukan waktu sekitar
1 jam untuk menuju pasar bubrah. medan pendakian masih serupa dengan medan
pendakian sebelumnya. menjelang pasar bubrah anda akan melewati sebuah beberapa
memoriam yang berada pada sebuah dataran yang menjadi puncak sebuah punggungan.
dari sini anda tinggal turun menuju pasar bubrah.Pasar bubrah berada pada
sebuah lembahan yang dipenuhi batu - batu besar yang berserakan. dari sini
terlihat 2 buah puncak. disebelah kiri anda adalah jalur menuju kawah woro. Dan
di hadapan anda adalah jalur yang menuju ke puncak. dari pasar bubrah menuju
puncak memerlukan waktu sekitar 1 jam dengan jalur yang sangat curam dan pasir.
medan yang anda hadapi adalah pasir dan berbatu yang mudah longsor. sebaiknya
anda berhati - hati karena angin kencang bisa datang setiap waktu. begitu juga
dengan bahaya longsoran batu yang mungkin terinjak oleh pendaki diatas anda.
pendakian dari selo menuju ke puncak gunung merapi memakan waktu 5-6 jam dan
turunnya membutuhkan waktu 3 - 4 jam per jalanan. Pemandangan di Puncak Merapi
sangat menakjubkan sekaligus mengerikan, gemuruh kawah dan asapnya serta tebing
batu di sekitar kawah nampak menyeramkan. Tetapi dari puncak ini kita bisa
saksikan kota-kota di kaki-kaki gunung seperti Yogyakarta, Boyolali dan
Magelang, di kaki langit. Kalau beruntung, kita bisa menyaksikan matahari
terbit yang kemerahan diufuk timur yang merupakan panorama alam yang sungguh
menakjubkan.



Komentar
Posting Komentar