Ca Serviks

Blogs, hari ini saya mau share tentang Ca Serviks.
dari sini nanti kalian bisa tau apa sih Ca Serviks itu, apa penyebabnya, kenapa bisa terjadi, dampaknya apa dan seluk beluk tentang Ca Serviks.
check this out!!!



Kanker serviks atau kanker mulut rahim adalah kanker yang terjadi pada serviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama. Kanker serviks adalah tumbuhnya sel-sel abnormal pada serviks. Kanker serviks merupakan kanker yang primer berasal dari serviks (kanalis serviksalis dan porsio). Serviks adalah bagian ujung depan rahim yang menjulur ke vagina.

Penyebab terjadinya Ca Serviks pada sel-sel serviks ialah:
                    -  Hubungan seksual pertama pada usia dini
            - HPV (Human Papillomavirus) : Virus penyebab kutil genitalis (kondiloma akuminata) yang              ditularkan melalui hubungan seksual.
            - Merokok
           - Berganti-ganti pasangan seksual
           - Suami/pasangan seksualnya melakukan hubungan seksual pertama pada usia dibawah 18 tahun,      berganti-ganti pasangan dan pernah menikah dengan wanita yang menderita Ca Serviks
           -  Gangguan system kekebalan
          - Pemakaian pil KB
          - Infeksi herpes genitalis atau infeksi klamidia menahun
          -  Golongan ekonomi lemah karena tidak mampu melakukan pap smear secara rutin
           - Tingkat pendidikan rendah

Gejala dan tanda-tanda yang dapat terjadi pada penderita Ca Serviks antara lain:
a.       Keputihan yang makin lama makin berbau akibat infeksi dan netrosis jaringan
b.      Perdarahan yang terjadi diluar senggama (tingkat II dan III)
c.       Perdarahan yang dialami segera setelah senggama (75-80%)
d.      Perdarahan spontan saat defekasi
e.       Perdarahan spontan pervaginam
f.       Anemi akibat perdarahan berulang
g.      Rasa nyeri akibat infiltrasi sel tumor keserabut saraf 

Stadium Ca Serviks
No.
Tipe
Keterangan
1
0
Karsinoma in situ atau karsinoma intra epitel

2
I
Proses terbatas pada serviks dan uterus
3
Ia 
Karsinoma serviks preklinis, hanya dapat didiagnosis secara mikroskopik, lesi tidak lebih dari 3 mm, atau secara mikroskopik kedalamannya > 3– 5 mm dari epitel basal dan memanjang tidak lebih dari 7 mm.

4
Ib

Lesi invasif > 5 mm, dibagi atas lesi ≤ 4 cm dan > 4 cm.

5
II 
Proses keganasan telah keluar dari serviks dan menjalar ke 2/3bagian atas vagina dan atau ke parametrium, tetapi tidak sampaike dinding panggul.

6
IIa
Penyebaran hanya ke vagina, parametrium masih bebas dari infiltrat tumor.

7
IIb
Penyebaran ke parametrium, uni atau bilateral, tetapi belumsampai ke dinding panggul.

8
III 
Penyebaran sampai 1/3 distal vagina atau parametrium sampaidinding panggul.

9
IIIa
Penyebaran sampai 1/3 distal vagina, namun tidak sampai kedinding panggul.

10
IIIb
Penyebaran sampai ke dinding panggul, tidak ditemukan daerahbebas infiltrasi antara tumor dengan dinding panggul, atau 11prosespada tingkat I atau II, tetapi sudah ada gangguan faal ginjal atau hidronefrosis.

11
IV 
Proses keganasan telah keluar dari panggul kecil dan melibatkanmukosa rektum dan atau vesika urinaria (dibuktikan secarahistologi) atau telah bermetastasis keluar panggul atau ke tempat yang jauh.

12
IVa 
Telah bermetastasis ke organ sekitar
13
IVb
Telah bermetastasis jauh, stadium akhir


Pencegahan
a.       Jangan berganti-ganti pasangan,membatasi jumlah pasangan seks dan penggunaan kontrasepsi penghalang.
b.      Hindari merokok.
c.       Post operasi, dianjurkan untuk tetap menjaga kebersihan vagina, mencuci bagian luar vagina, dan sebagian saluran vagina untuk menjauhkan diri dari kuman.
d.      Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati.
e.       Dorong pihak keluarga harus sepenuh hati memberikan perhatian serta dukungan pada pasien.
f.       Latihan pernapasan perut serta penarikan pengencangan otot anus, untuk mengencangkan otot saluran kencing untuk membantu kandung kemih dalam pemulihan saraf-sarafnya.
g.      Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin tinggi, protein tinggi, serta makanan lembut yang mudah dicerna, untuk menambah daya tahan serviks.

 Penderita Ca Serviks dapat ditangani secara medis oleh tim kesehatan menggunakan kemotherapy, Operasi Mastektomi, Biotherapy, Menggunakan pharmacy seperti konsumsi obat-obatan penurun rasa sakit dan non pharmacy seperti menggunakan teknik penyinaran tertentu.

komen kritik dan saran ya, jangan lupa follow blog ini :)

Komentar